Rabu, 26 Desember 2012

Kematian Misterius Si Kembar yang Tertutup

Patricia dan Joan Miller adalah kembar identik yang bersama mengejar cita-cita. Sebagai tim, mereka pernah bertemu penyanyi kawakan Bing Crosby, tampil di acara televisi bersama pada 1950an, dan bersama-sama membeli rumah di kawasan South Lake Tahoe di California.

Akhir hidup mereka pun datang bersamaan. Mereka meninggal secara misterius di rumah mereka pekan lalu. Satu jenazah ada di tempat tidur lantai atas, satu jenazah lagi ada di lorong, di luar kamar tidur. Keduanya berusia 73.

Tidak ada jejak darah, tidak ada perlawanan. Tidak ada apapun yang mengindikasikan kedua wanita ini memiliki masalah kesehatan. Rumah tempat mereka tinggal juga tertata rapi, tanda bahwa mereka sehat secara mental maupun fisik.

Detektif Matt Harwood dari kantor sherriff El Dorado County kepada Associated Press mengatakan, sepertinya dua saudari tersebut, teman dekat bagi yang lain, tidak bisa hidup tanpa satu sama lain.

"Persepsi saya adalah ketika satu saudari meninggal, yang satunya lagi tidak dapat menanggung kenyataan itu," kata Harwood. Ia tidak bisa menemukan teman dekat kedua saudari tersebut atau anggota keluarga mereka yang tersisa. "Kematian mereka tampaknya alamiah, meski kami masih terus menyelidikinya."

Polisi biasanya tidak membuka nama korban kematian sebelum memberi tahu pihak keluarga, tapi kehidupan kembar Miller yang penuh kerahasiaan ini membuat polisi sulit mencari pihak keluarga.

Kakak adik kembar ini tidak pernah menikah, tak punya anak, atau hewan peliharaan. Mereka sudah lama menarik diri ke rumah empat kamar yang mereka beli pada 1976. Ketika orang menelepon, baik Patricia maupun Joan akan cepat-cepat memberi alasan untuk menutup telepon. Tanpa penjelasan, mereka berhenti mengirim kartu ucapan ulang tahun untuk teman-teman di masa kecil mereka. Kalaupun mereka meninggalkan rumah, keduanya tidak menyapa tetangga.

"Situasi di sekitar kematian mereka itu seperti teka-teki," kata Harwood. "Mereka hanya memiliki satu sama lain, dan kami ingin, demi mereka juga, untuk memberi tahu pihak keluarga."

Seorang tetangga pernah melihat ambulans di depan rumah setahun lalu. Ia berasumsi Patricia atau Joan jatuh sakit. Sejak itu, ada tetangga yang menelepon polisi untuk meminta mengecek ke rumah tersebut secara reguler. Saat polisi datang 25 Februari lalu untuk pengecekan rutin, tidak ada yang membuka pintu. Keesokan harinya, polisi memaksa masuk dan menemukan dua jenazah.

Saat berita kematian Patricia dan Joan Miller tersebar, bekas tetangga-tetangga mereka menelepon polisi dan melaporkan, selama mereka tinggal di sana, Patricia dan Joan jarang terlihat di muka umum. Ada satu orang yang mengirimkan kartu pos dan mengklaim bahwa Patricia dan Joan tak punya saudara lain. Setelah ibu mereka meninggal, saudara laki-laki mereka meninggal saat Perang Dunia. Bahkan pemimpin komunitas di sekitar situ mengatakan mereka tidak pernah mendengar akan keberadaan si kembar Miller.

Joan Miller pernah menjadi juru hitung senior di bagian pembayaran gaji Distrik Sekolah Lake Tahoe
dari 1979 sampai 1984. Patricia Miller suka mengendarai mobil putih dengan jok merah, bekerja di layanan sosial El Dorado County pada saat yang bersamaan. "Saya tidak pernah mendengar ada orang lain di kehidupan mereka," kata Betty Mitchell, 89. Ia pernah menjadi pengawas kerja Patricia Miller dan sering bertemu si kembar di tengah kota. "Mereka tidak bisa dipisahkan dan benar-benar mirip satu sama lain."

Miller bersaudara cukup ramah. Mereka sering bercerita tentang petualangan mereka bernyanyi. Mereka mengatakan pada Mitchell pernah tampil di Taman Nasional Yosemite. Saat ibu mereka datang dari Oregon, mereka semua makan bersama di rumah Mitchell.

Tapi si kembar ini juga sangat menjaga diri. Saat Mitchell mendorong mereka bergabung dengan paduan suara komunitas, mereka menolak. Patricia dan Joan juga tidak pernah membicarakan kehidupan sosial mereka. "Keduanya sangat tertutup. Saya bahkan tidak tahu apa mereka punya kakak atau adik lain."

Mereka tak pernah tertarik untuk berkencan atau memperluas pertemanan. Detektif Harwood menegaskan, "Mereka hanya punya satu sama lain, dan sepertinya mereka hanya ingin seperti itu."

Joyce Peterson dari Asosiasi Kembar Internasional, kelompok sosial di Oklahoma, mengatakan dia pernah mendengar kembar berusia 100 tahun yang meninggal selang beberapa hari dari satu sama lain. Menurut dia, anak kembar memiliki ikatan yang sangat dekat yang tidak dimengerti oleh orang non-kembar.

Setahun lalu, kembar Miller diperkirakan pernah dirawat untuk kekurangan cairan dan kurang gizi.

Para tetangga akan menelepon, dan salah satu dari Patricia atau Joan akan bilang, "Saya akan menelepon balik, tapi mereka tidak pernah menelepon balik. Mereka tidak menjaga diri dengan baik atau sebaik yang bisa mereka lakukan."

Sumber
http://maunyaaku.blogspot.com/2012/03/kematian-misterius-si-kembar-yang.html